Situbondo – Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1447 H, para santri Pesantren Nurul Huda melaksanakan tafa’ulan dengan meminum susu serta menulis jimat di sepertiga malam. Senin, 30 Juni 2025.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh santri, alumni, asatidz, dan asatidzah. Dimulai sejak pukul 17.00 WIB, kegiatan diawali dengan sholat ashar berjama’ah, membaca doa awal tahun & akhir tahun, buka puasa bersama, kemudian dilanjutkan dengan meminum susu.
kegiatan ditutup pada pukul 09.30 malam.
Penulisan jimat dilaksanakan setelah pelaksanaan salat tahajud berjamaah, dimulai pada pukul 01.00 dini hari hingga selesai setelah salat subuh berjamaah bersama pengasuh Pesantren Nurul Huda.

Minum susu di awal Muharram dimaknai sebagai bentuk tafa’ulan atau harapan, agar kehidupan yang dijalani senantiasa bersih, sehat, dan dipenuhi dengan kebaikan serta keberkahan.
Sementara itu, penulisan jimat, sebagai bentuk memohon perlindungan, kelancaran rezeki, keselamatan, dan kemudahan dari Allah SWT sepanjang tahun hijriyah yang baru.
“Tafa’ulan ini bukan hanya bentuk keistiqamahan kita setiap tahunnya, melainkan juga sebagai doa, tirakat, dan harapan para santri. Ini adalah bagian dari ikhtiar mereka dalam memohon kepada Allah agar diberikan kesehatan, keberkahan ilmu, serta keselamatan dunia dan akhirat di tahun yang baru,” tutur Abuya Assayyid Muhammad Taufiq bin Musthofa Al Djufri di hadapan para santri.
Setelah selesai menulis jimat, para santri melanjutkan dengan dzikir bersama dan salat subuh berjamaah bersama pengasuh PPNH.
Pewarta :Rofiatulmasruroh