Situbondo,– Ratusan santri dan alumni Pondok Pesantren Nurul Huda, Peleyan, Kapongan, Situbondo, meneteskan air mata saat video dzikroyat perjalanan hidup Habib Musthofa bin Habib Alwi Al-Djufri diputar dalam acara Multaqo Sanawi (pertemuan alumni) Sabtu (24/01/2026).

Video tersebut di buat oleh tim multimedia pondok pesantren nurul huda.
Dalam video tersebut menampilkan perjalanan hidup, nasihat, dan keteladanan Habib Musthofa, yang begitu membekas di hati para santri dan alumni. Sejak awal isak tangis terdengar di berbagai sudut lokasi acara.
alumni asal Banjar Tunggalsari, Kecamatan Tabanan, Dwi wulandari, mengungkapkan dengan suara bergetar, Waktu video itu diputar, rasanya ada getaran yang sangat kuat di hati saya, ingin sekali bisa bertemu beliau lagi. Video dzikroyat ini benar-benar mengingatkan saya pada beliau, membuat saya ingin kembali ngaji kitab bersamanya.

“Sekarang, yang bisa saya lakukan hanya merindukan beliau.” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Dilanjut dengan sri mawanti alumni asal desa bungatan juga menambahkan Penampilan video ini bukan hanya membuat saya teringat, tapi seakan beliau masih hadir di tengah-tengah kami.
“Kami sangat rindu dan berharap, sebagai alumni, bisa diakui sebagai santri oleh beliau.” lanjutnya
”sangat rindu tentunya, tentunya tidak lain harapan kami selaku alumni bisa di akui santri oleh beliau:” ungakpnya di sela isak tangis

Acara ini menjadi ungkapan kerinduan dan kecintaan mendalam kepada sosok Habib Musthofa Al-Djufri.
Penayangan video dzikroyat memperkuat ikatan batin antara santri, alumni, dan para guru, serta mengingatkan kembali nilai-nilai keikhlasan, cinta ilmu, dan adab yang diwariskan beliau.

Pewarta :Rofiatulmasruroh