Situbondo – Usai pelaksanaan upacara bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pondok Pesantren Nurul Huda Peleyan Kapongan Situbondo melanjutkan rangkaian kegiatan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba yang sebelumnya digelar dalam pra puncak peringatan kemerdekaan.
Berbagai jenis lomba diselenggarakan untuk menyalurkan bakat dan kreativitas para santri, mulai dari lomba puisi, orasi, story telling, kaligrafi, hingga hiburan serta permainan tradisional. Puncak kemeriahan ditutup dengan lomba antarkelas dari seluruh lembaga yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda.
Sorak gembira para peserta mewarnai suasana saat para pemenang maju menerima hadiah. Salah satu pemenang lomba orasi, Adis zakiyatus Sholihah menyampaikan rasa bangganya.
“Saya senang sekali bisa ikut lomba ini. Bukan hanya karena mendapat juara, tapi saya bisa belajar menyampaikan pesan kemerdekaan di depan banyak orang. Semoga tahun depan lebih meriah lagi,” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, Ustadz Abdul Halim, selaku pengurus yayasan mengatakan bahwa tujuan lomba bukan sekadar mencari juara, melainkan melatih keberanian, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat persaudaraan antar santri.
“Kegiatan ini kami selenggarakan agar para santri bisa mengasah potensi, menanamkan rasa cinta tanah air, dan tetap menjunjung nilai-nilai Islami dalam berkarya,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pondok Pesantren Nurul Huda berharap momentum kemerdekaan menjadi pengingat penting bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan berkontribusi. Semangat kebersamaan, keilmuan, serta nilai persatuan diharapkan dapat membawa bangsa menuju masa depan yang lebih baik, adil, dan diridhai Allah SWT.