Situbondo – Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH) Peleyan Kapongan Situbondo menggelar seminar urgensi sanad Al Qur’an. Senin 29/12/2025
Kegiatan ini dilaksanakan di Musholla PPNH mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 420 santri.

Seminar tersebut menghadirkan pemateri yakni Gus Muhammad Abid Muafan, yang merupakan Peneliti Sanad Nusantara.
Kedatangan Gus Abid ini disambut langsung oleh Pengasuh PPNH Abuya Asayyid Muhammad Taufiq Bin Musthofa Al Djufri.

Dalam sambutanya, Abuya Asayyid Muhammad Taufiq Bin Musthofa Al Djufri memaparkan perjalanan Gus Abid dalam meniliti & menelusuri sanad al Qur’an yang dimiliki oleh para ulama’ seluruh nusantara.
“gus abid ini asalnya orang malang namun berdomisili di malaysia, ia meneliti sanad al qur’an dari satu pondok ke pondok lainnya, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga hingga ke luar negeri,” ungkap beliau.
Pengasuh PPNH juga menegaskan prinsip yang senantiasa dipegang oleh Pondok Pesantren Nurul Huda, yakni “memasyarakatkan al qur’an & meng Al-Qur’ankan masyarakat”tegasnya

Selain itu, Gus Muhammad Abid Muafan menyampaikan dalam seminar tersebut, Sanad Al Qur’an merupakan sebuah landasan atau sandaran (tempat bersandar) yang memastikan bahwa bacaan dan hafalan Al-Qur’an bersumber dari jalur periwayatan yang sahih

“Sebagai seorang santri, harus mengetahui mengenai Sanad Al Qur’an. Jadi untuk bisa membaca tilawah sesuai dengan tuntunan Nabi, seorang muslim harus memiliki rujukan dari orang-orang (perawi atau Syeikh) yang menjadi sandaran atau jalan yang menghubungkan pada Nabi Muhammad saw.” tuturnya.
Pewarta :Rofiatulmasruroh