Situbondo, Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pelaksanaan kegiatan registrasi atau daftar ulang siswa baru SMK Nurul Huda Kapongan yang digelar pada Jumat (3/7/2026) di Aula SMK Nurul Huda Kapongan. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menyambut tahun ajaran baru sekaligus mempererat hubungan antara pihak sekolah dengan para orang tua atau wali murid.
Seluruh siswa baru diwajibkan mengikuti proses registrasi sebagai bentuk pemenuhan administrasi dan melengkapi berbagai persyaratan yang masih belum terpenuhi. Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pertemuan wali murid yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai program, tata tertib, serta budaya belajar yang akan diterapkan di lingkungan sekolah.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMK Nurul Huda Kaponga, pihak sekolah atau panitia penerima siswa/siswi baru juga menyerahkan seragam sekolah gratis kepada 40 pendaftar pertama. Program tersebut disambut gembira oleh para siswa dan orang tua karena dinilai mampu membantu meringankan kebutuhan perlengkapan sekolah.
Dalam sambutannya, Moh.Zainullah,S.Pd. selaku Kepala SMK Nurul Huda Kaponga memaparkan berbagai program unggulan yang menjadi ciri khas sekolah. Beberapa di antaranya adalah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) sebagai wadah menumbuhkan kepedulian sosial siswa, UMKM Pelajar untuk membangun jiwa kewirausahaan, serta Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebagai bekal pengalaman kerja bagi peserta didik.

Selain memperkenalkan program sekolah, kepala sekolah juga menegaskan sejumlah tata tertib yang harus dipatuhi oleh seluruh siswa. Di antaranya, siswi tidak diperkenankan menggunakan riasan wajah yang berlebihan selama berada di lingkungan sekolah, serta seluruh siswa dilarang membawa telepon genggam (HP) agar proses pembelajaran berlangsung lebih fokus, disiplin, dan kondusif.
Kepala sekolah juga mengajak seluruh orang tua untuk menjalin kerja sama yang erat dengan pihak sekolah dalam mendidik anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan hanya dapat terwujud apabila sekolah dan keluarga saling mendukung serta mengawasi perkembangan peserta didik.
“Kami berharap orang tua tidak hanya menyerahkan pendidikan sepenuhnya kepada sekolah. Anak-anak membutuhkan perhatian, dukungan, dan pengawasan bersama agar dapat belajar dengan baik dan menyelesaikan pendidikannya hingga lulus,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh wali murid agar terus memberikan motivasi kepada putra-putrinya dan tidak mengambil keputusan untuk menghentikan pendidikan mereka di tengah jalan, mengingat pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan.
Sementara itu, Yulita salah satu seorang wali murid yang hadir, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan antara sekolah dan orang tua memberikan gambaran yang jelas mengenai sistem pendidikan dan aturan yang akan diterapkan.
“Kami merasa senang karena pihak sekolah menjelaskan program-programnya secara terbuka. Dengan begitu kami sebagai orang tua mengetahui apa yang harus kami dukung di rumah. Kami siap bekerja sama dengan sekolah agar anak-anak bisa belajar dengan disiplin dan meraih cita-citanya,” ungkapnya.
Wali murid lainnya juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian sekolah melalui pemberian seragam gratis kepada 40 pendaftar pertama. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian sekolah terhadap kebutuhan peserta didik sekaligus meringankan beban orang tua menjelang tahun ajaran baru.
Melalui kegiatan registrasi dan pertemuan wali murid ini, SMK Nurul Huda Kapongan berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara sekolah dan keluarga. Dengan sinergi yang kuat, sekolah optimistis mampu mencetak lulusan yang berkarakter, berkompetensi, serta siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Penulis:Ananda