Situbondo – Gema suara merdu burung perkutut mewarnai Pondok Pesantren Nurul Huda Peleyan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, Ahad (6/9/2026).
Sekitar 120 peserta dari berbagai daerah antusias mengikuti Lomba Suara Alam Burung Perkutut dalam rangka memeriahkan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Ketua Panitia, Ali Anwar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pecinta burung perkutut untuk menyalurkan hobi sekaligus mempererat tali silaturahmi. Peserta tidak hanya berasal dari Situbondo, tetapi juga datang dari berbagai daerah, di antaranya Jember, Banyuwangi, Surabaya, dan sejumlah daerah lainnya.
“Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat luar biasa. Jumlah peserta mencapai sekitar 120 orang dan tidak hanya berasal dari wilayah sekitar, tetapi juga ada yang datang dari luar daerah. Ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ungkap Ali Anwar.
Dalam perlombaan tersebut, kualitas suara burung menjadi salah satu aspek utama yang diperhatikan. Setiap burung yang dibawa peserta dinilai oleh juri yang kompeten di bidangnya, terutama dari kualitas suara, irama, serta keindahan suara alam yang dihasilkan.
“Setiap burung yang dibawa oleh peserta dinilai oleh juri yang kompeten di bidangnya,” imbuhnya.
Tidak hanya menjadi ajang perlombaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pecinta perkutut dari berbagai daerah. Para peserta dapat bertemu, bertukar pengalaman, dan berbagi pengetahuan seputar burung perkutut. Kehadiran pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda turut memberikan kesan tersendiri bagi peserta.
Kamtono, salah satu peserta asal Jember, mengaku bersyukur dapat mengikuti perlombaan tersebut. Baginya, kegiatan tersebut bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan mempererat silaturahmi.
“Saya bersyukur bisa ikut lomba ini. Selain bisa mengikuti perlombaan, saya juga merasa senang karena bisa bersilaturahmi dan sharing dengan pengasuh. Bagi saya, ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan,” tutur Kamtono.
Menurutnya, antusiasme peserta juga semakin tinggi karena panitia menyediakan hadiah yang menarik. Salah satu hadiah utama yang menjadi daya tarik dalam perlombaan tersebut adalah voucher umrah.
” Voucher umroh adalah Salha satu hadiah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta” Tamba panitia