+6282278888722
kontak@nurulhudapeleyan.com
DOA KHOTMIL QUR’AN DIPIMPIN VIA VIDEO CALL, ABUYA TAUFIQ AL DJUFRI TETAP DAMPINGI SANTRI DARI LUAR PULAU JAWA
DOA KHOTMIL QUR’AN DIPIMPIN VIA VIDEO CALL, ABUYA TAUFIQ AL DJUFRI TETAP DAMPINGI SANTRI DARI LUAR PULAU JAWA
Sun, 10 May 2026
Penulis : RedaksiNH
WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.22.16

Bondowoso — Majlis Tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Nurul Huda Kembali mengadakan kegiatan Khotmil Qur’an Bil Ghaib & Bin Nadhor dengan diikuti 60 santri tahfidz putra dan putri. Ahad (10/05.2026) yang bertempat di Desa Batu Salang Kecamatan Cerme Kabupaten Bondowoso.

kegiatan ini menjadi perhatian para santri dan jamaah karena doa khotmil Qur’an dipimpin langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda, Assayid Muhammad Taufiq bin Musthofa Al Djufri, melalui sambungan video call. Meski sedang berada di luar Pulau Jawa, beliau tetap membersamai para santri dalam penutupan khotmil Qur’an tersebut.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan pembagian 13 titik bacaan Al-Qur’an, kemudian berlanjut hingga malam hari. Setelah seluruh bacaan khatam, kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah, muqoddaman, serta penutupan doa khotmil Qur’an.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah, muqoddaman, dan doa khotmil Qur’an yang dipimpin langsung oleh Abuya melalui layar video call. Meski dilakukan secara virtual, suasana doa tetap berlangsung khidmat, tertib, dan penuh haru.

Para santri tampak mengikuti doa dengan penuh kekhusyukan. Kehadiran Abuya melalui sambungan virtual dinilai tetap menghadirkan kedekatan batin antara guru dan para santri, meskipun terpisah jarak dan tempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Habib Ahmad Muhajir Al Djufri, para tokoh masyarakat, alumni, serta warga sekitar yang ikut menyaksikan rangkaian acara hingga selesai.
Dalam sambutannya, Habib Ahmad Muhajir menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan khotmil Qur’an tersebut. Ia mengapresiasi semangat para santri yang terus menjaga hafalan Al-Qur’an serta istiqamah mengikuti majelis-majelis Al-Qur’an.

Ia juga berpesan agar para penghafal Al-Qur’an senantiasa menjaga adab, akhlak, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, hafalan Al-Qur’an tidak cukup hanya dijaga dengan murojaah, tetapi juga harus dibarengi dengan menjaga diri dari perbuatan maksiat.
“Sebagai seorang hafidz harus terhindar daripada maksiat,” ungkapnya.

Selain itu, Habib Ahmad Muhajir menganjurkan agar para santri membiasakan membaca Al-Qur’an dengan melihat mushaf atau bin nadhor. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga kekuatan hafalan sekaligus membersihkan hati dan pandangan.

“Dengan kita melihat Al-Qur’an maka akan bersih penglihatan kita, ada sir yang datang dan nantinya akan kembali ke hati kita,” jelasnya.

penulis :Rofiatulmasruroh

Berita

Artikel Lainnya

MATAMUDA SE-YAYASAN PP NURUL...
Situbondo – Kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Mata Muda) Se-Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH) Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi ditutup...
Sat, 18 July 2026 | 4:31
YAYASAN PP NURUL HUDA...
Situbondo – Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Peleyan Kapongan Situbondo resmi membuka kegiatan Masa Ta'aruf Murid Baru (MATA MUDA) Tahun...
Thu, 16 July 2026 | 4:09
Registrasi Siswa Baru SMK...
Situbondo, Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pelaksanaan kegiatan registrasi atau daftar ulang siswa baru SMK Nurul Huda Kapongan yang...
Sat, 4 July 2026 | 2:19
DR. HABIB MUHAMMAD TAUFIQ...
Malang – Akademisi dan pendidik pesantren, Dr. Habib Muhammad Taufiq Al Djufri, S.Ag., M.Pd.I., resmi meraih gelar Doktor dalam Sidang...
Tue, 30 June 2026 | 2:26