Situbondo – Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Mata Muda) Se-Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH) Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi ditutup dengan doa bersama di halaman Yayasan PPNH, Sabtu (18/7/2026).

Sebanyak 322 murid baru dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti rangkaian kegiatan Mata Muda yang telah berlangsung selama beberapa hari.
Acara penutupan diawali dengan kirab per lembaga yang diikuti seluruh peserta Mata Muda dari jenjang PAUD, TK, M’I, SMP, MTs Banat, MTs Banin, MA Banat, MA Banin, hingga SMK. Suasana semakin semarak dengan penampilan berbagai kreasi seni dari masing-masing lembaga yang menunjukkan bakat, kreativitas, serta kekompakan para murid baru.

Hadir pada acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Dr. H. Muhammad Mudhofar, S.Ag., M.Si., Kasi Pendidikan Madrasah Dr. H. Muhammad Faris, S.Ag., M.Pd.I. Pengawas Madrasah Agus dan Uswatun, dewan guru se-Yayasan PPNH, seluruh peserta didik, serta para wali santri.
Dalam sambutannya, Ustadz Suryono menyampaikan pentingnya adab dalam menuntut ilmu, khususnya menjaga hubungan dengan guru sebagai sumber keberkahan ilmu.
“Ilmu yang bermanfaat karena berta’alluq kepada guru. Ini adalah dasar dalam menumbuhkan kecintaan kepada guru,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Dr. H. Muhammad Mudhofar, S.Ag., M.Si., mengapresiasi penyelenggaraan MATAMUDA Se-Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda yang dinilai menjadi sarana penting dalam memperkenalkan lingkungan madrasah kepada peserta didik baru.
“Tujuan MATAMUDA ini adalah mengenalkan madrasah kepada peserta didik baru. Diawali dengan mengenal diri sendiri, mengenal teman, hingga mengenal lingkungan sekolahnya,” ujarnya.
Dr. Mudhofar juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh murid baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Ia mengajak para peserta didik untuk bersungguh-sungguh menuntut ilmu serta memanfaatkan kesempatan belajar di lingkungan pondok pesantren dengan sebaik-baiknya.

“Selamat datang kepada anak-anakku sekalian, murid baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Pilihan kalian untuk menuntut ilmu agama maupun ilmu umum di madrasah ini merupakan pilihan yang tepat,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa belajar di lingkungan pondok pesantren memberikan keunggulan tersendiri karena peserta didik akan memperoleh keseimbangan antara ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama.

“Ada banyak tempat untuk mencari ilmu, tetapi apabila pendidikan ditempuh di pondok pesantren, maka kita akan memperoleh keduanya, yaitu ilmu agama dan ilmu umum. Semoga kalian menjadi generasi yang cerdas serta berakhlakul karimah,” tambah Dr. Mudhofar.
pewarta :rofiatulmasruroh