Situbondo – Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda Al Banat mengadakan kegiatan Amalan 10 Muharrom berupa pemakaian celak kepada para santriwati. Ahad (06/07/2025)
Kegiatan celak tersebut dikenakan langsung oleh pengasuh PPNH Al-Banat, yakni Syarifah Khodijah Al Habsyi
Acara tersebut turut dihadiri oleh para dewan Asatidzah, para alumni, dan masyarakat sekitar lingkungan pesantren.
Kegiatan tersebut diawali dengan salat sunnah dua rakaat yang kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Syarifah Khodijah mengenai keutamaan dan amalan di bulan Muharram. Setelah itu, beliau mengenakan celak satu per satu kepada para santri dan dewan Asatidzah, dengan dibantu oleh putrinya, Syarifah Zahrotul Widad Al Djufri.
Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa bulan Muharram adalah salah satu bulan yang mulia karena di dalamnya terjadi berbagai peristiwa besar yang dialami para nabi. Di antaranya adalah diterimanya taubat Nabi Adam, diselamatkannya Nabi Nuh dari banjir, Nabi Ibrahim dari api, diturunkannya Kitab Taurat kepada Nabi Musa, dibebaskannya Nabi Yusuf dari penjara, dan selamatnya Nabi Yunus dari perut ikan.
“Oleh karena itu, banyak amalan yang sebaiknya kita lakukan bersama-sama di bulan ini,” ujar beliau.
Salah satu santriwati, Jasmania, siswi kelas I Madrasah Aliyah, mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat mengikuti kegiatan tahunan pesantren seperti ini.
“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mengikuti amaliyah-amaliyah bulan Muharram bersama pengasuh. Yang paling membahagiakan adalah ketika beliau secara langsung mengenakan celak kepada para santrinya,” ungkap Jasmania.

pewarta : Masruroh