Situbondo – Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH) memimpin Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 tahun 2024 di Lapangan PPNH, Desa Peleyan Kecamatan Kapongan, Sabtu (17/08/2024).
Pada upacara kemerdekaan ini dihadiri oleh ratusan santri, siswa/i, Asatidz/Asatidzah, Masyarakat setempat dan mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) yang juga ikut mewarnai upacara bendera.
Dalam beberapa rangkaian acara tersebut diisi dengan sambutan Pengauh sekaligus Ketua Yayasan PPNH, Abuya Assayid Muhammad Taufiq bin Musthafa Al-Djufri. Beliau mengatakan, bahwa rakyat indonesia harus banyak bersyukur pada tanggal 17. Karna menurutnya adanya tanggal dan hari ini, kita dapat beribadah dengan tenang, belajar dengan damai dan meneriakkan takbir dengan lantang.

“dipilihnya tanggal 17 bukan suatu kebetulan. Sebagian para ahli sejarah Indonesia mengatakan bahwa tanggal 17 dipilih karena mengingat kita salat dalam sehari semalam ada 17 rakaat, ini tidak lain agar kita terus-menerus Istiqomah menjalankan perintah Allah bagi kita yang muslim, dan ini sesuai dengan sila ke-1 yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa”. Ungkapnya
Beliau juga berpesan kepada para peserta upacara yang hadir agar mengisi kemerdekaan ini dengan amal-amal yang berhubungan dengan Allah dan Rasul-Nya, hubungan dengan masyarakat yang menghasilkan cerita baik dimasa depan.
Beliau juga mengatakan bahwa ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa tidak bisa berkata-kata dan berterima kasih kepada Allah jika tidak berkata-kata dan berterima kasih kepada manusia Siapa yang dikatakan manusia jika kita hidup berbangsa dan bernegara yaitu beliau para pejuang-pejuang maka patut kiranya bersama-sama kita doakan beliau Semoga Allah memberikan pahala yang bagus bagi para pejuang NKRI
