Situbondo – Pondok Pesantren Nurul Huda, Peleyan Kapongan Situbondo kembali melaksanakan pengobatan terapi listrik 220 Volt yang berasal dari lembaga pusat pendidikan dan pelatihan bekam sunnah terapi listrik Indonesia (LKP LP3 BEST LI) untuk santri, Selasa (17/09/2024).
Bekam syar’I & Terapi listrik 220 volt melibatkan lebih dari 30 peserta yang sangat antusias mengikuti acara tersebut. Pengobatan ini menggunakan metode alternative yang menggabungkan teknologi modern dengan prinsip-prinsip pengobatan tradisional. Terapi ini dikenal untuk membantu meredakan berbagai gangguan kesehatan, termasuk nyeri otot, saraf tepi, ganguan peredaran darah, & mampu menjernihkan penglihatan.
Menurut salah satu ahli terapi listrik, Ibu Indah mengatakan bahwa program ini merupakan metode pengobatan yang dapat mendukung kesehatan santri yang bisa diterpakan di masyarakat. “Kami sangat senang bisa kembali mengajarkan terapi listrik ini. Kami berharap terapi ini dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan bagi semua peserta,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, para peserta mendapatkan sesi terapi yang dilakukan oleh ahli terapi listrik & bekam syar’i bersertifikat. Proses terapi melibatkan penggunaan alat terapi listrik & bekam yang aman dan telah teruji untuk merangsang aliran listrik dalam tubuh dengan tujuan meredakan nyeri dan meningkatkan fungsi organ tubuh.
Salah seorang peserta, Halimatus Sa’diyah mengungkapkan pengalamannya setelah mengikuti terapi tersebut “Saya merasakan perbedaan yang jelas setelah mengikuti sesi terapi listrik ini. Nyeri di punggung saya terasa jauh lebih baik, dan saya merasa lebih segar,” ungkapnya.
PPNH berencana untuk menjadikan bekam syar’i & terapi listrik 220 Volt sebagai bagian dari program kesehatan yang lebih luas dan terencana. Selain itu peserta yang suda mendapatkan pelatihan khusus di pesantren akan diterjunkan kemasyarakat guna membantu & meningkatkan kualitas kesehatan masyrakat serta mengoprasikan alat terapi dan ilmu yang diterimanya secara professional.



