+6282278888722
kontak@nurulhudapeleyan.com
15 SANTRI RESMI DINYATAKAN LULUS TINGKAT MARHALATUL ULA, BERHAK IKUTI WISUDA TAHFIDZUL QUR’AN
15 SANTRI RESMI DINYATAKAN LULUS TINGKAT MARHALATUL ULA, BERHAK IKUTI WISUDA TAHFIDZUL QUR'AN
Wed, 2 September 2026
Penulis : RedaksiNH
DSC_0006

Situbondo – Majlis Tahfidzul Qur’an PP Nurul Huda mengadakan pertemuan bersama wali santri menjelang pelaksanaan Wisuda Tahfidzul Qur’an 30 Juz. Selasa, 2 September 2026.

Pertemuan tersebut diikuti oleh wali santri yang putra-putrinya akan mengikuti wisuda, dengan jumlah sekitar 40 orang.

Dalam pertemuan tersebut, 15 santri dinyatakan lulus dari tingkat Marhalatul Ula dan berhak mengikuti Wisuda Tahfidzul Qur’an 30 Juz serta menerima Syahadatun Najah yang akan di laksanakan pada tanggal 19 September 2026.

Kegiatan yang bertempat di kelas Madrasah Diniyah Banin tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 sampai 11.00 WIB. Hadir langsung Pengasuh PP Nurul Huda, Ketua Majlis Tahfidz Syarifah Zahrotul Widad, asatidz/asatidzah Majlis Tahfidz, panitia wisuda, dan pengurus Majlis Tahfidz.

Acara dibuka langsung oleh Pengasuh PP Nurul Huda, Abuya Assayid Muhammad Taufiq bin Musthofa Al-Djufri, dilanjutkan dengan ceramah agama, dialog panitia dengan wali santri terkait teknis kegiatan, dan ditutup dengan doa.

Sebagai pengasuh sekaligus pembina majlis, Abuya Assayid Muhammad Taufiq bin Musthofa Al-Djufri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan salah satu pertemuan paling penting dibanding pertemuan lainnya. Ia menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah akhir, melainkan masih ada kewajiban yang harus diselesaikan santri.

“Wisuda ini bukan akhir, artinya bukan selesai. Masih ada tingkatan marhalatul wustho dan ulya yang harus ditempuh oleh mereka,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam tahfidz terdapat tiga tingkatan atau marhalah yang harus dilewati santri. Tingkat pertama adalah Marhalatul Ula, santri yang telah lulus akan diwisuda dan mendapat Syahadatun Najah. Kedua, Marhalatul Wustho, yang setelah lulus akan memperoleh Sanad Musalsal dan Ijazah Tahfidzul Qur’an. Tingkat ketiga adalah Marhalatul Ulya, yaitu santri sudah mampu membaca dan menjelaskan kitab tafsir serta berhak menyandang gelar Hafidzul Qur’an.

“Dan alhamdulillah anak-anak saya ini sudah lulus tingkat marhalatul ula,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Majlis Tahfidz, Syarifah Zahrotul Widad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pencapaian para santri. Ia menilai bahwa peran hafidz Qur’an tak kalah penting dengan peran para penjaga negara, sebagai bentuk pengabdian dalam menjaga keutuhan agama.

“Pak Prabowo mendidik para tentara untuk menjaga negara, sedangkan para hafidz Qur’an dididik untuk menjaga keutuhan agama,” jelasnya.

Di samping itu, Ketua Panitia, Nuril Istikomah, turut menyampaikan bahwa kelulusan santri pada tingkat Marhalatul Ula ini bukan berarti tanggung jawab wali santri sudah selesai. Terdapat sejumlah ketentuan yang harus disepakati wali santri agar santri dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya, yakni Marhalatul Wustho.

“Di pertemuan wali santri ini tentunya ada beberapa persyaratan dan ketentuan yang harus ditandatangani oleh wali santri, salah satunya adalah wajib dan tetap melaksanakan ke tingkat marhalatul wustho, karena ketika lulus tingkatan tersebut baru kita bisa memperoleh sanad dan ijazah tahfidzul Qur’an,” tegasnya.

Pewarta :Rofiatulmasruroh

Berita

Artikel Lainnya

PENGASUH PPNH TEKANKAN PERAN...
SITUBONDO – Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH) Peleyan, Kapongan, Situbondo, menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di halaman...
Sat, 24 October 2026 | 8:42
TIDAK  SEKADAR NGULEK RUJAK,...
Situbondo - Mengusung suasana penuh kebersamaan, perlombaan ngulek rujak yang diadakan oleh Pondok Pesantren Nurul Huda menghadirkan keseruan bagi para...
Tue, 15 September 2026 | 1:56
TINGKATKAN KESADARAN ILMU DAN...
SITUBONDO— Panitia menyelenggarakan Daurah Ilmiyah bertema “Gen Z Melek Politik: Menjaga Akal Sehat dan Masa Depan Demokrasi” di Aula Kampus...
Sun, 13 September 2026 | 10:09
PENGASUH PP NURUL HUDA...
Situbondo - Pengasuh PP Nurul Huda (PPNH), Abuya Sayid Muhammad Taufiq bin Musthofa Al Djufri, menegaskan bahwa Festival Lomba Hadroh...
Sun, 13 September 2026 | 10:09