SITUBONDO – Sekitar 400 siswa tingkat SMP/MTs dan SMK/MA se-Karesidenan Besuki mengikuti Festival Seni dan Bahasa di Pondok Pesantren Nurul Huda ( Kamis, 10/09/2026)

Kegiatan ini digelar dengan tujuan sebagai wadah untuk mengasah bakat, kreativitas, keterampilan berbahasa, sekaligus keberanian siswa tampil di ruang publik.
Zulkarnain selaku ketua Panitia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan untuk mengembangkan potensi siswa melalui berbagai bidang seni dan bahasa. Festival ini menghadirkan enam cabang lomba, yakni pidato tiga bahasa meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, puisi, Mars Cinta Tanah Air, serta Bilal.

“Festival Seni dan Bahasa ini kami selenggarakan untuk mengasah dan mengembangkan potensi serta keterampilan siswa. Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi mereka untuk terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya
Selain kemampuan berbahasa, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membentuk kreativitas, keberanian, serta mental siswa agar lebih percaya diri ketika tampil di hadapan masyarakat. Pengalaman berkompetisi diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk terus meningkatkan kemampuan mereka.
Menurut panitia, salah satu hal yang menjadi daya tarik pelaksanaan tahun ini adalah cakupan peserta yang berasal dari seluruh wilayah Karesidenan Besuki. Antusiasme tidak hanya terlihat dari para siswa, tetapi juga guru pendamping yang telah mempersiapkan peserta terbaik dari masing-masing lembaga sejak jauh-jauh hari.
“Kami sangat bangga melihat antusiasme peserta dan guru pendamping. Mereka telah mempersiapkan siswa-siswa terbaik dari masing-masing lembaga untuk mengikuti dan berkompetisi dalam Festival Seni dan Bahasa ini,” lanjutnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Rofiatul Andawiyah, mengaku bersyukur dapat mengikuti lomba festival, Baginya, keikutsertaan dalam perlombaan bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga kesempatan untuk memperoleh pengalaman dan menemukan hal-hal baru.
“Alhamdulillah, saya bisa mengikuti lomba ini. Karena banyak pengalaman dan hal baru yang bisa saya temui. Dengan mengikuti kegiatan ini, saya juga bisa belajar dan menambah pengalaman,” ungkap Rofiatul.