Situbondo – Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH) menggelar peringatan malam 1 Rabiul Awal sebagai penanda masuknya bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jum’at (14/08/2026). Acara tersebut diawali dengan sholat Maghrib dan hajat berjama’ah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Diba’iyah yang berlangsung khidmat.

Ratusan jama’ah tampak memadati lokasi acara, di antaranya seluruh asatidz/asatidzah, siswa/siswi yang berada di bawah naungan Yayasan PP Nurul Huda, para alumni, hingga masyarakat sekitar yang turut ambil bagian dalam acara penyambutan bulan kelahiran Nabi.
Dalam sambutannya, Pengasuh PP Nurul Huda, Abuya Assayid Muhammad Taufiq Al Djufri, menekankan sejumlah faidah yang bisa diraih di bulan Maulid Nabi. Beliau berharap agar tradisi membaca Maulid Diba’iyah tidak hanya dilakukan pada malam peringatan saja, melainkan dibiasakan setiap hari sebelum memulai pelajaran di masing-masing lembaga.
“Baca Maulid Diba’iyah walaupun tidak keseluruhan, tapi tetap baca selam 40 hari, agar tumbuh kecintaan kita kepada Rosulullah dan mendapat sholawatnya para malaikat,” tegasnya.

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa faidah membaca maulid tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga membawa keberkahan bagi tempat di mana bacaan tersebut dilantunkan.
“Allah akan menurunkan rahmat kepada rumah, orang, dan tempat yang dibacakan maulid Rosul,” ungkapnya.

Menurutnya, keberkahan bulan Maulid Nabi juga bisa terlihat dari tumbuhnya semangat ibadah di lingkungan pesantren, sebagai wujud nyata kecintaan santri kepada Rosulullah.
“Seperti santri semangat belajar, semangat ibadah, untuk menghidupkan sunnah-sunnah Rosulullah,” lanjutnya.
Senada dengan pesan tersebut, Ustadz Suroyono turut memberikan tanggapan dengan membagikan pengalamannya semasa mondok di bawah didikan pengasuh pertama, Habib Musthofa bin Habib Alwi Al Djufri. Ia menceritakan bagaimana tradisi membaca maulid dahulu diterapkan dengan cara yang jauh lebih ketat dibanding sekarang.
“Kalau dulu beliau sangat ketat, bukan hanya membaca biasa, namun juga menghafalkan dan disetorkan kepada beliau,” ujarnya.