+6282278888722
kontak@nurulhudapeleyan.com
Refleksi Dawuh Ummuna Syarifah Fatmah As Segaf dalam Cahaya Iman
Refleksi Dawuh Ummuna Syarifah Fatmah As Segaf dalam Cahaya Iman
Thu, 30 July 2026
Penulis : RedaksiNH
ummatul ma'had (2)

“Nak… mintalah tebalnya iman di setiap kali berdoa. Karena akhir zaman ini sangat meresahkan. Mintalah tebal iman.”

Ummuna Syarifah Fatimah As Segaf tidak mengajarkan kita untuk meminta kemudahan hidup, kelapangan rezeki, atau kemuliaan dunia sebagai permohonan utama. Beliau justru mengarahkan hati agar senantiasa memohon ketebalan dan keteguhan iman, sebab iman adalah fondasi dari seluruh kebaikan.

Pesan tersebut  selaras dengan tuntunan Rasulullah ﷺ. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallāhu ‘anhu disebutkan:

 

«كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ:يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ» فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، آمَنَّا بِكَ وَبِمَا جِئْتَ بِهِ، فَهَلْ تَخَافُ عَلَيْنَا؟ قَالَ: «نَعَمْ، إِنَّ الْقُلُوبَ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ، يُقَلِّبُهَا كَيْفَ يَشَاءُ»»

 

Artinya:

 

«Rasulullah ﷺ sering berdoa, “Wahai Dzat Yang Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”»

 

«Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, kami telah beriman kepadamu dan kepada apa yang engkau bawa. Apakah engkau masih mengkhawatirkan kami?”»

 

«Beliau menjawab, “Ya. Sesungguhnya hati-hati itu berada di antara dua jari dari jari-jari Allah. Dia membolak-balikkannya menurut kehendak-Nya.”»

 

Hadis ini memberikan pelajaran yang sangat besar. Jika Rasulullah ﷺ manusia yang paling sempurna imannya dan paling mulia di sisi Allah masih terus memohon agar diteguhkan hatinya, lalu bagaimana dengan kita yang setiap hari berhadapan dengan berbagai fitnah akhir zaman?

 

Beliau memahami bahwa tantangan terbesar umat di akhir zaman bukan semata-mata kemiskinan atau kesulitan hidup, tetapi rapuhnya iman di tengah derasnya arus syahwat, syubhat, dan godaan dunia. Karena itu, beliau berpesan agar setiap doa selalu disertai permohonan kepada Allah agar diberikan iman yang tebal, hati yang teguh, dan istiqamah hingga akhir hayat.

“Iman yang tebal” bukan berarti seseorang tidak pernah diuji. Justru iman yang tebal adalah hati yang tetap kokoh ketika ujian datang, tidak mudah goyah oleh godaan dunia, tidak mudah terpengaruh oleh pemikiran yang menyimpang, serta tetap mencintai Allah, Rasul-Nya, para ulama, dan orang-orang saleh.

Mengenang haul Ummuna bukan hanya mengenang sosok beliau, tetapi juga menghidupkan kembali nasihat-nasihatnya. Sebab sebaik-baik cara mengenang para kekasih Allah adalah dengan mengamalkan wasiat mereka.

Semoga Allah menjaga hati kita sebagaimana doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ:

 

اللَّهُمَّ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ

 

“Ya Allah, wahai Dzat Yang Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hati kami di atas agama-Mu.”

 

Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn

Artikel

Artikel Lainnya

PENGASUH PPNH TEKANKAN PERAN...
SITUBONDO – Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH) Peleyan, Kapongan, Situbondo, menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di halaman...
Sat, 24 October 2026 | 8:42
TIDAK  SEKADAR NGULEK RUJAK,...
Situbondo - Mengusung suasana penuh kebersamaan, perlombaan ngulek rujak yang diadakan oleh Pondok Pesantren Nurul Huda menghadirkan keseruan bagi para...
Tue, 15 September 2026 | 1:56
TINGKATKAN KESADARAN ILMU DAN...
SITUBONDO— Panitia menyelenggarakan Daurah Ilmiyah bertema “Gen Z Melek Politik: Menjaga Akal Sehat dan Masa Depan Demokrasi” di Aula Kampus...
Sun, 13 September 2026 | 10:09
PENGASUH PP NURUL HUDA...
Situbondo - Pengasuh PP Nurul Huda (PPNH), Abuya Sayid Muhammad Taufiq bin Musthofa Al Djufri, menegaskan bahwa Festival Lomba Hadroh...
Sun, 13 September 2026 | 10:09